Arab Saudi Bolehkan Perempuan Pergi Haji Tanpa Mahram, Apa Respons Khilafahers?

Arab Saudi

Khilafah.id – Arab Saudi mengumumkan bahwa perempuan kini diizinkan beribadah haji dan umrah tanpa wali laki-laki atau mahram yang berhubungan darah dengannya.

Mengutip dari Middle East Monitor melaporkan bahwa Menteri Haji dan Umrah Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, mengumumkan keputusan ini dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Saudi di Kairo, Mesir, pada Selasa (11/10).

Dalam keterangan persnya, Tawfiq bin Fawzan mengatakan bahwa perempuan dari berbagai bagian dunia dapat mengunjungi dua masjid suci tanpa mahram.

Lebih lanjut, Rabiah juga menyebutkan bahwa tidak ada cap untuk jumlah visa Umrah yang dikeluarkan bagi umat muslim dari seluruh dunia. “Setiap Muslim yang datang ke kerajaan dengan visa jenis apapun bisa melakukan Umrah,” katanya dikutipkan dari www.middleeastmonitor.com.

Langkah membolehkan perempuan untuk haji dan umrah tanpa mahram, merupakan langkah moderat  yang dilakukan oleh Kerajaan Saudi. Lebih jauh lagi,  Menteri Haji dan Umrah Saudi juga mengulangi upaya kerajaan untuk memodernkan proses dan memfasilitasi pelaksanaan haji dan Umrah dengan penggunaan digitalisasi dan kecerdasan buatan.

Sementara itu, Penasihat Layanan Haji dan Umrah, Ahmed Saleh Halabi, mengutip dari Arabnews, kendatipun diperbolehkan seorang wanita untuk melakukan haji atau umrah tanpa mahram, seyogianya ditemani oleh wanita yang dapat dipercaya atau perusahaan yang aman untuk melakukan perjalanan haji atau umrah.

“Ini berdasarkan fatwa Pengawas fatwa di Al-Azhar Al-Sharif di Mesir, Abbas Shoman, pada Maret lalu bahwa seorang wanita diizinkan untuk melakukan haji dan umrah tanpa mahram yang menyertainya,” lanjut Halabi dari Arabnews, Rabu (12/10/2022)

Langkah untuk membolehkan perempuan untuk pergi umrah atau haji tanpa mahram, merupakan kebijakan yang memudahkan perempuan yang ingin melaksanakan ibadah ke tanah suci.

Mantan Penasihat Kementerian Haji dan Umrah Saudi, Faten Ibrahim Hussein, dengan fatwa tersebut maka perjalanan haji bagi perempuan akan mudah, terlebih berkaitan dengan biaya. Perjalanan haji yang tanpa mahram, maka biaya tambahan tidak perlu dikeluarkan lagi.

Pada sisi lain, dalam rangka menuju Saudi 2030, kini Saudi memiliki sistem robot dan platform Nusk yang dapat mempermudah umat untuk mendaftarkan diri beribadah haji.

“Sekarang sudah bisa memesan izin umrah melalui platform itu dengan waktu singkat, visa bisa didapatkan dalam waktu 24 jam setelah bisa memesan izin umrah melalui platform itu,” tutup Rabiah, Menteri Haji dan Umrah.

Lalu pertanyaannya, apa respons aktivis khilafah tentang itu semua?

Zainuddin Lubis, Tim Redaksi Bincang Syariah.

Redaksi Khilafah.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mahsa Amini: Korban Lingkaran Setan Kekerasan pada Perempuan

Sel Okt 18 , 2022
Khilafah.id – Situasi politik Iran tengah bergolak beberapa hari terakhir. Ribuan perempuan turun ke jalan melakukan protes buntut tragedi kematian yang menimpa Mahsa Amini. Perempuan berusia 22 tahun itu meregang nyawa di tahanan pasca disiksa oleh “polisi moral”. Sebelumnya, ia ditangkap lantaran mengenakan jilbab yang dianggap tidak ideal menurut aturan […]
Mahsa Amini