HUT RI 77: Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Semakin Kuat Melawan Radikalisme

HUT RI 77

Khilafah.id – Saya rasa, hijrahnya Abu Bakar Ba’asyir di dalam menerima Pancasila itu bagian dari “kado spesial” menjelang HUT RI ke-77 ini. Karena, sangat selaras dengan tema peringatan kemerdekaan RI tahun 2022 ini. Di mana, pemerintah mengambi tema “Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Semakin kuat”.

Karena, kelompok radikal saat ini akan kehilangan kekuatan besarnya. Sebab, selama ini mereka memiliki dalih bahwa Pancasila dan agama bertentangan. Dan menganggap Pancasila syirik. Namun, setelah Abu Bakar Ba’asyir menerima Pancasila, Saya rasa ini sebagai (benang merah) penyelesaian untuk membunuh ideologi provokatif kelomlok radikal itu.

Abu Bakar Ba’asyir dan Pentingnya Merdeka seutuhnya dari Radikalisme

Secara fungsional, kita bisa (merdeka) pulih lebih cepat dan bangkit semakin kuat di dalam melawan radikalisme akar-rumput. Dengan, melibatkan Abu Bakar Ba’asyir. Di dalam mengupayakan deradikalisasi dan sosialisasi tentang Pancasila yang sama sekali jauh dari kesyirikan dan tidak bertentangan dengan agama.

Kita harus bangkit bersama dan pemerintah Saya rasa perlu mengganding sosok Abu Bakar Ba’asyir yang sangat berpengaruh dalam gerakan radikal sejak orde baru. Untuk bisa menyadarkan mereka yang masih tersesat di jalan radikal. Agar kembali ke NKRI dan mengakui Pancasila sebagai falsafah berbangsa.

Tiga Upaya Merdeka seutuhnya dari Radikalisme

Ada tiga 3 upaya yang bisa kita lakukan untuk merdeka seutuhnya dari radikalisme. Pertama, semakin memperjelas bahwa Pancasila dan agama tidak bertentangan. Kedua, kesadaran kolektif akan bahaya kejahatan radikalisme. Ketiga, memviralkan pengakuan Abu Bakar Ba’ayir tentang Pancasila.

Pertama, saya sebut dari awal. Bahwa, penerimaan Abu Bakar Ba’ayir terhadap Pancasila adalah “kado spesial” bagi kemerdekaan bangsa ini. Mengapa? Karena ini semakin memperjelas bahwa Pancasila dan agama itu tidak bertentangan.

Jadi, ini menjadi semacam bumerang dan kekuatan besar bagi kita. Bahwa, tidak ada istilah agama dan Pancasila itu sesuatu yang bertentangan apalagi dianggap syirik. Sebagaimana, kelompok radikal memiliki kekuatan dalam membenturkan Pancasila dan agama. Jadi, di sinilah perjuangan kita untuk merdeka dari radikalisme.

Kedua, tentu, bahayanya radikalisme itu perlu disadari secara kolektif dan menyeluruh. Karena, masih banyak yang menganggap bahwa radikalisme adalah perjuangan Islam. Bahkan, itu dianggap benar dan perlu ditegakkan. Maka, dari sinilah kita harus mengubah pola pikir itu.

Karena, yang menjadi problem penting selama ini. Masih kurang kesadaran kolektif itu. Sehingga, ketika ada semacam kesadaran kolektif bahwa radikalisme itu bahaya dan bisa merampas kehidupan kita di negeri ini. Maka di situlah mental melawan radikalisme akan kuat jika kita bersama-sama memiliki visi-misi yang semacam itu.

Ketiga, Saya rasa, pengakuan Abu Bakar Ba’asyir tentang Pancasila ini perlu kita viralkan sebagai jalan etis melawan dan bangkit dari virus radikalisme. Baik pengakuan bahwa Pancasila sebagai pemahaman akhir. Pancasila tidak bertentangan dengan agama. Pancasila tidak syirik dan sebagai kekeliruan yang sangat besar jika menolak Pancasila.

Karena, sejak dulu Abu Bakar Ba’asyir menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dalam perjuangan radikal. Jadi, di sinilah momentum pertaubatan dia sebagai jalan etis untuk menyadarkan mereka yang masih berafiliasi dengan jaringan radikal. Agar kembali ke pangkuan NKRI dan menerima Pancasila sebagai falsafah bangsa.

Jadi, dati tiga hal inilah. Saya rasa menjadi poin penting bagi kita bersama. Untuk bangkit dan bersatu untuk merdeka seutuhnya dari radikalisme. Sebagaimana, kita harus “Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Semakin kuat” dari virus radikalisme itu.

Amil Nur Fatimah, Mahasiswa S1 Farmasi di STIKES Dr. Soebandhi Jember.

Redaksi Khilafah.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bangkit dan Pulih untuk Lawan Khilafahisme dan Narasi Anti-Pancasila!

Kam Agu 18 , 2022
Khilafah.id – Bulan kemerdekaan kembali tiba (HUT RI ke-77) Maka, imajinasi kepahlawanan yang harus terbangun adalah, bagaimana cara kita bisa bangkit dan pulih dari segala virus yang ingin merusak NKRI yang kita cinta ini? Mengukuhkan jiwa dan rasa (kepahlawanan) yang kuat di bulan kemerdekaan ini. Guna berjuang agar bisa merdeka […]
Bangkit Pulih