Sufyan Tsauri: Merasa Kesulitan Usai Taubat Kembali ke NKRI

Khilafah.id – Terorisme sudah menjadi isu internasional. Bukan sesuatu yang baru isu itu terdengar di tengah-tengah bangsa ini. Paham ini sangat berbahaya. Sudah banyak korban yang terpapar dan menjadi budak di dalamnya.

Indonesia sebagai negara plural dan negara yang berpegang pada nilai-nilai moderasi beragama belum tentu selamat dari terorisme. Banyak bangsa ini yang ikut bergabung di dalamnya. Salah satunya, Sufyan Tsauri. Tsauri adalah anggota polisi yang terseret paham ekstremis dan bergabung dengan jaringan terorisme jaringan Al Qaida Asia Tenggara.

Setelah menjalani masa hukuman bertahun-tahun di penjara, Tsauri memilih untuk bertobat. Kembali kepada pangkuan NKRI dengan paham moderasi yang menolak paham teror. Tsauri bersyukur bisa keluar dari lingkaran terorisme. Karena, ia merasakan begitu sulitnya keluar dari sana.

Alasan yang mendasari sulitnya keluar dari lingkaran terorisme, antara lain, dia akan dibully, diintimidasi, dan tidak mustahil ancaman-ancaman pembunuhan dari kelompok-kelompok lamanya. Tapi, segala ancaman dan bullying kelompok teroris itu tidak pernah membuat Tsauri takut. Ia tetap maju dan melangkah ke depan, karena apa yang ia pilih adalah yang terbaik.

Tsauri aktif melakukan kontra-terorisme atau deradikalisasi di pelbagai forum. Deradikalisasi ini merupakan langkah yang tepat dalam mengentaskan terorisme. Masyarakat akan sadar bahwa terorisme adalah paham yang keliru dan dilarang oleh semua agama, lebih-lebih agama Islam. Karena, semua agama tidak membenarkan pembunuhan.

Selain itu, kini Sufyan Tsauri aktif menjadi koordinator lapangan (korlap) Persatuan Alumni Napiter NKRI Seluruh Indonesia (PANNSI). Lewat cara inilah, mantan napiter akan mendapatkan tempat untuk dibina kembali sehingga dapat diterima dengan leluasa di tengah-tengah masyarakat.

Sebagai penutup, Tsauri memberikan nasihat kepada siapapun untuk tidak memasuki lingkaran terorisme. Begitu masuk, maka sangat sulit untuk keluar. Karena, pasti akan mendapatkan ancaman dari kelompoknya. Bahkan, sangat sulit diterima kembali di tengah-tengah masyarakat.

Khalilullah, Penulis dan pengarang buku-buku keislaman.

Redaksi Khilafah.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sedikit Cerita Tentang Islam di China yang Bebas Khilafahers

Sen Okt 10 , 2022
Khilafah.id – Untuk memahami Islam di China, akan kita ulas secara singkat sebagai pengetahuan sederhana. Awal mula Islam merapat masuk ke China beberapa tahun pasca Rasulullah Muhammad Saw. tutup usia. Yaitu ketika Amirul Mu’minin pada zaman Khalifah Usman bin Affan. Sungguh suatu yang luar biasa penyampai risalah islam pada waktu […]
china